LIMA PULUH KOTA — Bencana angin kencang melanda dua kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, Rabu (25/2/2026) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan satu unit rumah warga dan satu unit posyandu mengalami kerusakan ringan setelah tertimpa pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 19.25 WIB di Jorong Balai, Nagari Pilubang, Kecamatan Harau. Angin kencang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa satu unit rumah milik warga bernama Netrizal (45).
Berdasarkan informasi yang diterima pada pukul 19.39 WIB, bagian atap salah satu kamar tidur rumah korban mengalami kerusakan sedang dan memerlukan perbaikan. Kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta.
Selang beberapa jam kemudian, sekitar pukul 22.00 WIB, kejadian serupa terjadi di Jorong Koto Puji, Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh. Pohon tumbang akibat angin kencang menimpa satu unit posyandu serta badan jalan di lokasi tersebut.
Laporan kejadian diterima pada pukul 22.30 WIB. Akibat peristiwa itu, bangunan Posyandu dan akses jalan mengalami kerusakan ringan dengan estimasi kerugian sekitar Rp2 juta.
Personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perangkat nagari, serta masyarakat setempat langsung melakukan pembersihan material pohon tumbang. Proses pembersihan dilaporkan telah selesai dilakukan pada malam itu juga.
BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota mengimbau pemerintah nagari bersama masyarakat untuk meningkatkan upaya mitigasi bencana, terutama dengan melakukan penebangan pohon yang berdekatan dengan rumah warga. Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca ekstrem dan hujan lebat yang masih berpotensi terjadi.
Selain itu, pihak nagari juga diharapkan dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi dan dampak bencana cuaca ekstrem guna meminimalkan risiko kerugian di masa mendatang. (Admin)
Feedback