Lima Puluh Kota — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara resmi memulai pembangunan hunian tetap (Huntap) mandiri bagi masyarakat terdampak bencana. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati, H. Safni bersama Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes. di Jorong Lubuak Aua, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Rabu (15/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pentingnya sinergi dan gotong royong seluruh pihak untuk menyukseskan program pembangunan Huntap mandiri tersebut.
“Insyaa Allah dengan koordinasi yang solid dan semangat gotong royong, semoga apa yang kita rencanakan ini bisa terwujud,” ungkapnya.
Bupati juga menegaskan bahwa program ini sudah tepat sasaran.
“Saya sampaikan juga bahwa masyarakat yang menerima program ini sudah tepat sasaran karena pendataan dilakukan berbasis By Name By Address,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Utama (Sestama) BNPB berpesan bahwa pentingnya laporan laporan teknis sebagai dasar penyaluran bantuan.
“Untuk mempercepat bantuan dari BNPB, kami meminta agar pemerintah daerah untuk segera menyampaikan laporan Berita Acara penggunaan bantuan. Ini penting agar proses dapat berjalan tepat waktu,” ujar Rustian.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BPBD, Zaimar Hakim, S.H, menyampaikan bahwa terdapat 47 unit rumah Huntap mandiri yang akan dibangun.
“Sebanyak 47 unit rumah akan dibangun untuk masyarakat terdapat bencana kategori Rusak Berat (RB), 34 unit di Kecamatan Bukit Barisan, 1 unit di Kecamatan Suliki, dan 12 unit di Kecamatan Gunuang Omeh,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini turut hadir sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, diantaranya Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat. Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Administrasi Perekonomian. Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas PUPR, Kepala DLHPKP, Kepala Disdukcapil, Kepala Dinas Sosial, Camat Gunuang Omeh, Camat Bukit Barisan, Camat Suliki, para Wali Nagari Kecamatan terkait, dan Kepala Cabang BRI Payakumbuh.
Bahan bangunan Huntap mandiri berupa Bata Interlock (Sepablock) dari PT. Semen Padang yang dapat mempercepat proses konstruksi karena ukuran presisi dan pemasangan yang lebih praktis. Dengan demikian, pembangunan Huntap mandiri dapat selesai lebih cepat tanpa mengurangi kualitas bangunan. (Admin)
Feedback