BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH

KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Penanganan Bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota 18 Agustus 2026

Admin
Rabu, 19 Agustus 2026
35 Dibaca
...

LIMA PULUH KOTA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota melakukan penanganan bencana berdasarkan laporan masuk pada Selasa (18/8).

Nagari Gurun Kecamatan Harau

Hujan deras disertai angin kencang menerjang Nagari Gurun, Kecamatan Harau, Selasa (18/8/2026) pukul 17.45 WIB. Peristiwa ini menyebabkan pohon tumbang yang menutup akses jalan nagari serta merusak sejumlah rumah warga.


Berdasarkan Laporan Hasil Kaji Cepat TRC-PB, sebanyak 16 unit rumah warga dan satu unit gudang jamur mengalami kerusakan. Total kerugian akibat peristiwa cuaca ekstrem ini ditaksir mencapai Rp. 180 juta.

Peristiwa ini juga berdampak langsung pada warga sekitar, di mana satu orang lanjut usia (lansia) dan satu orang balita menjadi korban terdampak, serta 2 (dua) Kartu Keluarga (KK) diungsikan ke tempat yang lebih aman.


Penanganan darurat dilakukan secara bersinergi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), personel TNI, Polri, Pemerintah Nagari, serta dibantu masyarakat setempat. Kondisi terkini dilaporkan seluruh material pohon tumbang telah berhasil dievakuasi sepenuhnya.

Nagari Tanjuang Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang Kecamatan Luak

Selanjutnya, hujan intensitas tinggi disertai angin kencang juga menerjang Nagari Tanjuang Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang Kecamatan Luak pukul 18.32 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan. Sebanyak 7 Kartu Keluarga (KK) dengan total 18 jiwa tercatat menjadi korban terdampak dari peristiwa tersebut.

330


Dampak kerusakan meliputi 4 (empat) unit rumah warga serta 1 (satu) unit peternakan (kandang sapi) dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp. 10,54 juta.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, petugas PLN, perangkat nagari, serta masyarakat setempat terus bergotong royong melakukan aksi pembersihan dan pemulihan pasca kejadian.


Kondisi terkini dilaporkan seluruh material pohon tumbang yang menimpa bangunan rumah warga kini telah selesai dibersihkan. Satu unit rumah yang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang telah selesai diperbaiki dengan pemasangan atap baru. Sementara itu, tiga unit rumah warga lainnya yang juga mengalami kerusakan atap saat ini masih menunggu giliran proses perbaikan.

BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada, serta memangkas atau menebang pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan. (Admin)

share Bagikan berita
facebook Facebook
whatsapp Whatsapp
twitter Twitter

Feedback