LIMA PULUH KOTA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota hadir di SMPN 3 Kecamatan Harau dalam kegiatan upacara bendera, Senin (31/8). Dalam kegiatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Zaimar Hakim, S.H bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan edukasi mengenai ancaman bencana dan pentingnya kesiapsiagaan warga sekolah.
Dalam amanatnya, Kalaksa mengingatkan para siswa, guru, dan tenaga kependidikan agar memahami berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal. Menurutnya, pengetahuan dan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko ketika bencana terjadi.
“Saat terjadi bencana jangan panik dan tetap tenang agar dapat menyelamatkan diri dengan tepat,” ujar Hakim.
Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi bencana, termasuk mengenali jalur evakuasi, titik kumpul, serta mengikuti arahan pihak berwenang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi ancaman bencana. Sekolah dinilai memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.
Selain siswa, kesiapsiagaan juga perlu dimiliki oleh seluruh warga sekolah, termasuk kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan petugas sekolah. Dengan kesiapan yang baik, warga sekolah diharapkan dapat mengambil tindakan yang tepat dan cepat apabila terjadi bencana.
Melalui kegiatan ini, BPBD berharap kesadaran dini terhadap risiko bencana semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman dan tangguh menghadapi bencana. (Admin)